BLIMBING WULUH
Blimbing Wuluh atau Averrhoa bilimbi L. adalah
tanaman asli Indonesia dan Malaysia.
Selagi muda buahnya berwarna hijau muda dan berbuah kuning hingga kemerahan
setelah matang. Buahnya bentuk bulat lonjong seperto torpedo dan rasanya sangat
asam. Dibeberapa daerah tanaman ini dikenal dengan nama limeng, selemeng,
baliembieng, blimbing buleh, limbi, tukurela dan malibi. Tinggi pohonnya bisa
10 meter. Pemeliharaannya cukup mudah, yang penting ditempat terbuka,
kelembaban tanah dijaga dan cukup air.
Meski lebih sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak,
belimbing wuluh memiliki khasiat sebagai pereda berbagai macam keluhan
kesehatan. Rasanya yang asam justru membuat blimbing wuluh memiliki peluang
untuk dikembangkan sebagai buah spesifik sekaligus herba. Selama ini rasa asam
belimbing wuluh sering dimanfaatkan sebagai penyedap masakan sayur asam,
pindang ikan, dan lain-lain. Saat ini blimbing wuluh, secara kreatif juga bisa
dibuat manisan sehingga nilai ekonomisnya bertambah.
Tanaman ini memiliki berbagai kandungan kimia, antara
lain saponin, tanin, glukosid, kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida,
dan kalium sitrat berkhasiat untuk pengobatan beberapa macam penyakit misalnya
:
Gusi berdarah dan sariawan
Untuk gusi berdarah, konsumsi secara rutin blimbing
wuluh segar atau bisa juga yang manisan. Kandungan vitamin C yang lumayan
tinggi ( 25,8 mg/100 gr ) pada blimbing wuluh mampu membantu mengeringkan luka.
Untuk sariawan, sebaiknya konsumsi tidak lebih dari 3
biji (apalagi yang memiliki masalah lambung ). Dapat juga minum jus blimbing
wuluh dicampur jeruk.
Jerawat.
Cuci
3 buah blimbing wuluh segar, parut dan beri garam sedikit. Tempelkan parutan
tadi pada kulit yang berjerawat. Lakukan 2 kali sehari.
Darah tinggi.
Untuk menurunkan tekanan darah tinggi dianjurkan
minum segelas ramuan blimbing wuluh sehari.
Caranya : siapkan 3 buah blimbing wuluh, biji sriganding 25
gram, cuci bersihkan lalu tumbuk hingga halus. Masak 4 gelas air, tambahkan
blimbing wuluh dan biji sriganding. Dinginkan lalu saring ramuan. Minum
satugelas sehari. Agar tidak terlalu asam boleh ditambah madu atau gula.
Cara lain : blimbing wuluh segar dijus, dan dapat dicampur
dengan buah lain seperti nanas atau melon.
Batuk.
Cara 1 : cuci bersih 10 blimbing wuluh ukuran sedang.
Tumbuk dan campur dengan 2 sendok air garam. Saring dan minum airnya.
Cara 2 : cuci bersih 25 kuntum bunga buah blimbing wuluh,
satu jari rimpang temu giring, satu jari kayu manis, satu jari kencur, dua
suing bawang merah, ¼ genggam pegagan, ¼ genggam daun saga, ¼ genggam daun
inggu, dan ¼ genggam daun sendok. Rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa
separuhnya. Saring airnya dan minum dengan madu.
Cara 3 : rebus segenggam bunga blimbing wuluh, beberapa
butir adas, gula secukupnya ditambah 1 cangkir air. Diamkan selama beberapa
jam. Setelah dingin disaring dengan kain dan dibagi untuk 2 kaliminum, pagi dan
malam saat perut masih kosong.
Obat jamur kulit ( panu )
Sepuluh buah blimbing wuluh dicuci lalu digiling
halus. Tambahkan sedikit kapur sirih, diremas sampai tercampur rata. Ramuan
digunakan untuk menggosok kulit berpanu, lakukan 2 kali sehari.
Obat nyeri / pegal linu
Cuci dan giling hingga halus 1 ons daun blimbing
wuluh, 10 biji cengkih dan 15 biji lada. Tambahkan cauka secukupnya sampaia
donan seperti bubur. Oleskan pada bagian yang sakit.
Selain itu, blimbing wuluh mempunyai efek
farmakologis diantaranya diuretic (peluruh kencing), antiradang, astrigen,
memperbanyak pengeluaran empedu dan meredakan rasa sakit.
www.solopeduli.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar