Badan Melar Lagi Setelah Berhenti Diet, Harus Bagaimana?
Irna Gustia - detikHealth
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Saya
sudah melakukan diet dua kali dengan program diet yang berbeda. Diet
pertama saya menggunakan cara diet di buku dengan penurunan berat badan 2
kg selama 1 bulan.
Yang kedua saya menggunakan cara
diet dari saran saudara dengan memakan semua makanan tanpa digoreng dan
tanpa garam, dalam 1 minggu saya turun 5 kg.
Tapi
lama-kelamaan saya mulai jenuh dengan diet tersebut dan saya berhenti
melakukan diet, selama diet berat badan saya bisa mencapai 72 kg.
Penumpukan lemak saya ada pada paha, paha saya besar.
Setelah tidak melakukan diet, tubuh saya kembali gemuk kembali.
Pertanyaan saya:
1. Bagaimanakah cara diet sehat dan tolong berikan menu-menu diet yang dapat dikonsumsi?
2.
Kalau melakukan diet dengan cara meggunakan obat-obatan atau dengan
menggunakan produk pelangsing dampak yang didapat bagaimana? Mohon
dijawab pertanyaan saya. Terimakasih
Nia (Perempuan Lajang, 20 Tahun), nia.XXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 167 Cm dan Berat Badan 77 Kg
Jawaban
Halo Nia,
Pada
intinya kamu harus mengurangi pasokan kalori untuk berdiet. Cara
memasak yang tidak menggoreng dan tidak menggunakan garam merupakan cara
pengolahan makanan yang paling baik karena secara langsung mengurangi
konsumsi minyak (untuk menggoreng), lemak jenuh dan trans fat.
Mengurangi
garam juga sangat baik karena garam menyerap dan mengikat air di dalam
tubuh sehingga cairan yang kamu konsumsi tidak dapat digunakan untuk
keperluan lain dan tidak dapat 'membilas' aliran darah kamu, juga
menaikkan risiko darah tinggi.
Menurut penelitian, pengurangan
berat badan yang sehat dan dampak jangka panjangnya baik adalah 0,5 – 2
kg/minggu sehingga tidak menjadi 'yo-yo diet'.
Menurut pendapat
saya kedua cara diet yang kamu ikuti sudah baik karena berhasil. Tapi
yang menjadi masalah kemudian adalah konsistensi dan komitmen kamu untuk
meneruskan diet tersebut.
Saran saya untuk melakukan kombinasi
kedua diet tersebut atau pilih salah satu dan komit untuk melakukannya
setiap hari, 6 hari/minggu. Pilih 1 hari dalam seminggu di mana kamu
bisa makan lebih bebas. Jangan sampai kamu merasa terkekang karena hal
itu dapat membuat kamu bosan, malas bahkan benci berdiet.
Saya
sangat tidak menyarankan diet dengan obat-obatan karena obat biasanya
mempunyai efek buruk pada ginjal dan hati juga dapat mempengaruhi
hormone. Jika kamu mempunyai kemampuan financial, kamu dapat mencoba
produk susu pelangsing (meal replacement) dan gunakan sesuai anjuran.
Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney.
Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology,
diabetes, gastrointestinal and life modification program diets.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar